Selasa, 10 Oktober 2017

Kejam! Karena Meminta Upah Kepada Sang Majikan Dia Harus Kehilangan Tangannya Kanannya!

Di Sheikhupura, Pakista telah terjadi sebuat kejadian yang sangat tragis. Ada seorang anak yang berusia 13 tahun dipekerjakan oleh seorang wanita, namun kejamnya tangan anak laki-laki itu dipotong dengan menggunakan mesin, dan alasannya hanya dikarenakan hal sepeleh!

dewagalau.com

Kejam! Karena Meminta Upah Kepada Sang Majikan Dia Harus Kehilangan Tangannya Kanannya!


DEWAGALAU - Anak ini bernama Muhammad irfan, dikabarkan bocah malang itu harus kehilangan setengah tangannya setelah dia meminta sang majikan membayar upahnya selama dia bekerja disana. Orang tua Irfan merasa sakit hati saat melihat kondisi tangan anaknya dan melaporkan kasus kejam ini ke pihak polisi, namun ironisnya kasus ini ditolak oleh kepolisian setempat, terpaksa mereka harus datang ke pengadilan untuk melaporkan perkara ini.

Kejam! Karena Meminta Upah Kepada Sang Majikan Dia Harus Kehilangan Tangannya Kanannya!
Agen Judi Online - Selama bekerja disana, Irfan seharusnya menerima bayaran sekitar 3.000 rupee atau sekita Rp 380.000 sebagai upahnya pada setiap bulannya. Dikarenakan tak kunjung menerima upahnya, ia pun mengatakan pada majikannya bahwa dia tidak ingin bekerja lagi jika tidak diberi upah untuk makan.

Kejam! Karena Meminta Upah Kepada Sang Majikan Dia Harus Kehilangan Tangannya Kanannya!
Agen Poker Online - Namun saat mendengar pernyataan dari anak tersebut, sang majikan malah naik darah dan tampa mikir panjang langsung memasukan tangan kanannya anak itu ke dalam mesin pemotong makanan ternak! Parahnya, bibinya tersebut memarahinnya dan ia dianggap masih belum menyelesaikan pekerjaannya namun sudah meminta upah!

Forum Judi Online - dikarena kondisi tangannya yang sangat parah, darah yang mengalir tanpa henti, dia pun langsung dilarikan ke rumah sakit namun sayangnya tangan kanannya telah putus, tidak dapat diselamatkan lagi. 


Bandar Judi Online - Akhirnya polisi menanganis kasus itu dan menciduk sang majikan Shafwat Bibi, kaka laki-lakinya Zafar Tarar, dan juga dua orang lainnya. Hingga sejauh ini, kepolisian sudah menahan Shafqat Bibi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kedua orang tua Irfan hanya bisa berharap tersangka bisa dihukum seberat-beratnya!

0 komentar:

Posting Komentar