Rabu, 15 November 2017

Bayinya Mendapat Kekerasan, Di Pengadilan Berkata Ingin Berdamai, Namun Ayah Bayi Ini Tak Melepas Pelaku Begitu Saja, Sang Pelaku Dibunuh Dan Kedua Tangan Di Potong!

Sebuah kasus sadis terjadi di India, diketahui ada seorang pemuda yang masih berusia 17 tahun ini dengan tega melakukan kekerasa pada bayi yang baru memasuki umur 7 bulan. Saat berada di dalam ruang pengadilan, ayah dari bayi ini berkata bahwa ia ingin berdamai dengan pemuda ini dan ia pun menawarkan diri bahwa ia bersedia untuk mengantarnya pulang kerumah pemuda ini.

dewagalau.com

Bayinya Mendapat Kekerasan, Di Pengadilan Berkata Ingin Berdamai, Namun Ayah Bayi Ini Tak Melepas Pelaku Begitu Saja, Sang Pelaku Dibunuh Dan Kedua Tangan Di Potong!


DEWAGALAU - Namun tak disangka, setelah di tunggu seharian pemuda ini tak pulang-pulang juga, keluarga pemuda ini pun mulai cemas dan mencarinya kemana-mana. Saat pemuda ini ditemukan, mirisnya dirinya telah mati terbunuh di suatu perairan sungai di India.

Bayinya Mendapat Kekerasan, Di Pengadilan Berkata Ingin Berdamai, Namun Ayah Bayi Ini Tak Melepas Pelaku Begitu Saja, Sang Pelaku Dibunuh Dan Kedua Tangan Di Potong!
Agen Judi Online - Setelah mayatnya diadopsi dan melakukan beberapa pemeriksaan, ternyata ayah dari bayi tersebut tidak melepaskan sang pemuda begitu saja, setelah keluar dari pengadialan ayah dari bayi itu langsung mengikat pemuda itu di sebuah pohon lalu memukulnya hingga babak belur.

Agen Poker Online - Sebelum meninggal dengan kondisi tergantung, ayah dari korban pun memotong kedua tangan pemuda ini. Akhirnya ayah dari bayi tersebut pun harus disidang dengan kasus pembunuhan.

Bayinya Mendapat Kekerasan, Di Pengadilan Berkata Ingin Berdamai, Namun Ayah Bayi Ini Tak Melepas Pelaku Begitu Saja, Sang Pelaku Dibunuh Dan Kedua Tangan Di Potong!
Forum Judi Online - Emosi seseorang yang tak bisa terkontrol pasti akan mengakibatkan seseorang melakukan suatu hal yang tidak manusiawi. Maka, biarlah pengadilan dan hukum negara yang membuat pelaku jera!

0 komentar:

Posting Komentar