DEWAGALAU.net - Pada saat melahirkan, ada seorang ibu lebih memilih tim medis untuk membantu persalinannya karena lebih berpengalaman dan profesional di bidangnya. Namun ada juga yang lebih memilih berdasarkan tenaga medis yang banyak dipakai pada umumnya. Jika tinggal di sebuah desa yang jauh dari Rumah Sakit, bersalin di bidan adalah pilihan yang tepat.
| Wajib Tahu! Bidan Ini Meletakan Es Batu Pada Bagian Dada Bayi Untuk Memberi Efek Terkejut, Siapa Sangka Bayinya Berujung Tragis! |
Wanita ini sudah berjuang sekuat tenaga untuk melahirkan buah hati mereka ke dunia ini. Ketika bayi yang baru saja lahir kemudian meninggal, pasti rasanya sangat sedih yang mendalam menyergap dalam hati seorang ibu. Hal seperti inilah yang dirasakan oleh dua orang ibu di Riau. Bayi mereka meninggal dunia karena tindakan ceroboh bidan dalam membantu persalinan mereka.
Agen Judi Online - Nurlela Rumah Hurbo (23), asal Bengkalis ini merasakan kepahitan yang amat mendalam sehingga membuat hidupnya terguncang oleh kesedihan. Pada tahun 2014 lalu, Nurlela melahirkan buah hati pertamanya di bidan yang berinisial EN. Setelah buah hatinya lahir, Nurlela kaget karena bidan EN menempelkan es batu di bagian dada bayinya. bidan EN berkata hal ini akan memberi efek 'kejut' pada buah hati Nurlela.
![]() |
| Wajib Tahu! Bidan Ini Meletakan Es Batu Pada Bagian Dada Bayi Untuk Memberi Efek Terkejut, Siapa Sangka Bayinya Berujung Tragis! |
Lantas apa yang terjadi? Bayi tercinta Nurlela meninggal dunia pada saat itu. Tangis beserta tekanan batin yang membuat Nurlela tidak mau makan selama berhari-hari. Dirinya tidak habis pikir, bagaimana bisa bayinya meninggal dunia dan ditempeli dengan es batu? Nurlela memang bukanlah seorang wanita yang cerdas luar biasa namun dirinya tahu pasti ada yang salah di hari itu.
Bandar Poker Online - Tidak hanya Nurlela, Wama juga merasakan kesedihan yang sama. Ayah satu ini bahagia ketika anaknya hendak lahir kedunia. Istri Wama, Siti melahirkan anak pertamanya di rumah dan dibantu oleh Tinak (nenek korban). Anak korban lahir dengan kondisi sehat. Lalu Tinak memotong dan mengikat tali pusar cucunya.
Setelah itu, mereka memanggil bidan EN untuk mengikat tali pusar bayi mungil ini. Ketika sesampai di rumah, bidan EN memandikan anak tersebut dengan es batu dengan alasan yang sama, ia mengatakan untuk mengejutkan bayi tersebut. Kemudian bidan EN malah memberi lada hitam di bibir bayi itu.
Agen Poker Online - Setelah itu bidan EN menjemurnya. Selesai dijemur bayi tersebut ditidurkan di tempat tidurnya. Tidak lama kemudian pada saat ibunya ingin melihat anaknya, ternyata anaknya sudah meninggal. Siti syok dan memeluk jenazah bayinya dengan air mata berderai hebat. Wama marah besar mengetahui hal ini dan melaporkan EN ke Polisi.
Bayi-bayi malang ini ternyata menjadi korban dari malpraktik yang dilakukan oleh EN. Selain bayi Nurlela dan Siti , seorang wanita juga mengalami nasib yang sama membuat keluarganya sangat kehilangan. SM Pasaribu kehilangan istrinya tercinta karena bidan EN.
Bandar Judi Online - Nursia, istri SM Pasaribu sedang sakit dan pria ini panik karena wanita yang sangat dicintainya itu yang tak kunjung sembuh selama berbulan-bulan. Nursia merasa dirinya sudah tidak dapat melewati masa nya ini, kemudian korban meminta Solidai Br Pasaribu (adik ipar korban) untuk menjemput bidan EN.
Setelah diperiksa, bidan EN juga memberikan obat kepada Nur. Selang beberapa menit setelah meminum obat tersebut, Nur mengeluarkan keringat dingin, badannya merasa lemas. Lalu buang air besar berwarna hitam. Khawatir dengan kondisi istrinya yang semakin memburuk tak kunjung sembuh, sang suami akhirnya menyuruh adiknya untuk menjemput bidan Risdiana Sagal.
Forum Judi Online - Namun nyawa Nur sudah tidak tertolong. Nur meninggal dunia dalam keadaan wajah pucat dan lemas tak berdaya. Tiga kali sudah bidan EN menghilangkan nyawa seorang manusia, dan kini EN harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.



0 komentar:
Posting Komentar